The Most Detailed Paper Plane In The World

LIHAT DAN DENGARKAN VIDEO 2X

1X
– Lihat dan dengarkan video TANPA menyalakan subtitle / melihat transkrip dan terjemahan
– Tujuan dari langkah ini adalah membiasakan memahami atau menebak pada pendengaran pertama
– Di dunia nyata, tidak akan ada transkrip dan terjemahan, kita harus bisa mengenali dan memahami yang diucapkan pembicara/lawan bicara

– Lakukan 2 tebakan
– #1 Tebak apakah kamu bisa mendengar / mengenali kata-kata yang diucapkan
– #2 Tebak apakah kamu tahu penulisan + paham arti kata-kata yang diucapkan

– Tidak usah khawatir jika ada kata-kata yang tidak bisa dikenali dan ada kata-kata yang tidak bisa dipahami.

2X
– Putar ulang video sembari melihat Transkrip & Terjemahan
– Periksa apakah tebakanmu tadi benar
– Kalau di pendengaran pertama ada kata-kata yang kamu TIDAK bisa kenali dan pahami, ingat-ingat penulisan + artinya.

I build models sometimes with weird materials.
Saya terkadang membuat model dengan bahan-bahan yang aneh.

I’ve always found aviation to just be really kind of magical just because airplanes are engineering marvels.
Saya selalu merasa dunia penerbangan selalu menakjubkan karena pesawat terbang adalah hasil karya teknik yang luar biasa.

And I wanted to marry that with the unconventional building technique.
Dan saya ingin menggabungkan itu dengan teknik membuat yang tidak konvensional.

For my day job, I work in IT and management.
Sehari-harinya, saya bekerja di bidang TI dan manajemen

but I’ve just always been creatively-minded.
tapi saya selalu berpikiran kreatif.

I’ve always been drawn to those kinds of projects.
Saya selalu tertarik pada proyek-proyek semacam itu.

I’ve been making things since I could figure out what tape and string were.
Saya sudah merakit benda-benda sejak saya mengenal selotip dan tali.

I was super young.
Saya sangat kecil waktu itu.

I probably drove my parents crazy.
Mungkin saya membuat orang tua saya jengkel.

I’m best known for the paper airplane models that I make.
Saya dikenal karena model pesawat terbang kertas yang saya buat.

What I use to build the models is manila folder, glue, an X-ACTO, and a straight edge, essentially.
Yang saya gunakan untuk membuat model-model ini pada dasarnya adalah kertas manila, lem, pisau pemotong merek X-ACTO dan penggaris lurus.

It’s hard to know exactly how many folders I’ve gone through
Sulit mengetahui persisnya berapa banyak kertas manila yang sudah saya gunakan

but I would say it’s in the hundreds for this project,
tapi sepertinya ratusan untuk proyek ini,

and there’s a lot of scrap left over.
dan ada banyak potongan yang tersisa.

I kept it to a minimal set of materials
Saya meminimalkan jumlah bahan-bahan

just because I like the challenge of building something from only one thing
karena saya suka tantangan membuat sesuatu dari satu hal saja

and having to figure out how to make that serve many purposes.
dan mencari tahu bagaimana satu bahan itu bisa digunakan untuk banyak hal.

The model began on a much less detailed scale.
Model berawal dari skala yang tidak begitu detail.

But I did, over time, realize that I could start building in more.
Tapi seiring waktu saya sepenuhnya menyadari bahwa saya bisa membuat lebih banyak lagi.

Articulating functions, more details in the interior.
Mengartikulasikan fungsi-fungsi, lebih banyak detail-detail di dalam ruang.

And inside there are tissues in the bathroom.
Dan di dalam sana ada kertas tisu di dalam kamar mandi.

There are lights on the seats.
Ada lampu di atas kursi-kursi penumpang.

Nothing actually moves in the cabin but all the detail is there.
Tidak ada yang bergerak di dalam kabin tapi semua detail ada di sana.

I’ve always just found the triple seven to be a really elegant, nicely proportioned plane.
Saya selalu berpikir jenis pesawat (Boeing) 777 adalah pesawat yang sangat elegan dan memiliki proporsi yang indah.

And so it was partly an issue of aesthetics.
Jadi sebagian lagi adalah tentang estetika.

I’ve always just been a fan of that particular model.
Saya adalah penggemar setia model itu sejak lama.

I studied pictures online.
Saya mempelajari gambar-gambar secara daring.

Some technical drawings.
Beberapa gambar-gambar teknik.

I actually create my own plans,
Sebenarnya saya membuat rencana-rencana saya sendiri,

and there’s just no guide for how to do that,
dan sama sekali tidak ada panduan untuk melakukan itu,

so I’m basically learning along the way.
jadi pada dasarnya saya belajar sembari membuat.

It’s simultaneously kind of freeing and also really frustrating not to have plans.
Tidak memiliki rencana bisa semacam memerdekakan dan juga benar-benar membuat frustrasi di saat bersamaan.

I can really take it in any direction.
Semuanya bisa saja berhasil atau gagal.

But you have to be incredibly inventive about how you solve problems because it really hasn’t been done.
Tapi kamu harus benar-benar kreatif dalam memecahkan masalah karena ini belum pernah dilakukan sebelumnya.

A lot of people probably think that my end game was absolute perfection with the model,
Banyak orang mungkin berpikir bahwa tujuan akhir saya adalah model yang benar-benar sempurna,

but in fact it was more just about the process of making it.
tapi sebenarnya lebih ke proses membuatnya.

It’s the thought of the completed product that inspires me
Gagasan akan produk akhirlah yang menginspirasi saya

and just being able to solve such a complex problem.
dan bisa memecahkan masalah yang demikian rumit,

It’s just what I derive a lot of satisfaction from.
Dari situlah saya menemukan kepuasan.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.