The Cityscape Savant: Drawing Our World Entirely By Memory

LIHAT DAN DENGARKAN VIDEO 2X

1X
– Lihat dan dengarkan video TANPA menyalakan subtitle / melihat transkrip dan terjemahan
– Tujuan dari langkah ini adalah membiasakan memahami atau menebak pada pendengaran pertama
– Di dunia nyata, tidak akan ada transkrip dan terjemahan, kita harus bisa mengenali dan memahami yang diucapkan pembicara/lawan bicara

– Lakukan 2 tebakan
– #1 Tebak apakah kamu bisa mendengar / mengenali kata-kata yang diucapkan
– #2 Tebak apakah kamu tahu penulisan + paham arti kata-kata yang diucapkan

– Tidak usah khawatir jika ada kata-kata yang tidak bisa dikenali dan ada kata-kata yang tidak bisa dipahami.

2X
– Putar ulang video sembari melihat Transkrip & Terjemahan
– Periksa apakah tebakanmu tadi benar
– Kalau di pendengaran pertama ada kata-kata yang kamu TIDAK bisa kenali dan pahami, ingat-ingat penulisan + artinya.

I’m Stephen Wiltshire.
Saya Stephen Wiltshire.

I do drawings.
Saya seorang pelukis.

Stephen is an artist who creates incredibly intricate drawings of cityscapes.
Stephen adalah seorang seniman yang menciptakan gambar pemandangan kota yang begitu rumit.

I love drawing tall buildings, tall skyscrapers, skylines, street scenes.
Saya suka menggambar bangunan yang tinggi, pencakar langit yang tinggi, kaki langit, pemandangan jalan.

And he does this entirely from memory.
Dan dia melakukan ini seluruhnya dari ingatan.

When Stephen was three, he was diagnosed as autistic.
Ketika Stephen berusia tiga tahun, dia didiagnosa autis.

He was completely mute and lived entirely in his own world.
Dia sepenuhnya bisu dan hidup dalam dunianya sendiri.

Early on, Stephen’s teachers noticed he loved to draw.
Awalnya, guru-guru Stephen memperhatikan bahwa dia suka menggambar.

He had found his way to connect with others.
Dia telah menemukan cara untuk menghubungkan diri dengan orang lain.

Stephen has the ability to look at a subject once and then draw an accurate and detailed picture of it,
including panoramas of entire cities based off just a quick look.
Stephen memiliki kemampuan untuk melihat sebuah subyek satu kali lalu menggambar sebuah gambar yang akurat dan sangat detail dari subyek itu termasuk pemandangan seluruh kota hanya dengan sekali lihat dengan cepat.

I go up in the helicopter and then memorize it.
Saya naik helikopter dan lalu menghafalkannya.

And then after being on the helicopter, and then straight back at the hotel and then start to do draw.
Lalu setelah naik helikopter, langsung kembali ke hotel dan mulai menggambar.

His incredible talent launched an artistic career that has taken him around the world.
Bakatnya yang luar biasa menghasilkan karir artistik yang telah membawanya ke penjuru dunia.

Los Angeles; Dubai; Houston, Texas; and Tokyo in Japan.
Los Angeles; Dubai; Houston, Texas, dan Tokyo di Jepang.

And that’s just to name a few.
Itu hanya beberapa tempat saja.

New York’s my favorite, Empire State Building, Chrysler Building,
Tempat favorit saya adalah New York, Gedung Empire State, Gedung Chrysler,

and there are lots of yellow New York taxicabs.
dan ada banyak sekali taksi New York berwarna kuning.

And Stephen has no plans of stopping anytime soon.
Dan Stephen tidak memiliki rencana untuk berhenti dalam waktu dekat.

If someone told me, though, people like me drawings, I feel good, always be happy about it.
Jika seseorang berkata pada saya, orang-orang menyukai gambar saya, saya senang, selalu bahagia.
Catatan: Penutur asli (native speaker) dari Inggris (UK) sering kali dalam konteks informal menggunakan “me” dan bukan “my” untuk menunjukkan kepemilikan.
Contoh: me home (my home) , me dad (my dad), me school (my school). Secara grammar memang salah, tapi sangat sering dijumpai dalam praktek sehari-hari hingga kini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.