Soviet Generals Loved Clear Cola

LIHAT DAN DENGARKAN VIDEO 2X

1X
– Lihat dan dengarkan video TANPA menyalakan subtitle / melihat transkrip dan terjemahan
– Tujuan dari langkah ini adalah membiasakan memahami atau menebak pada pendengaran pertama
– Di dunia nyata, tidak akan ada transkrip dan terjemahan, kita harus bisa mengenali dan memahami yang diucapkan pembicara/lawan bicara

– Lakukan 2 tebakan
– #1 Tebak apakah kamu bisa mendengar / mengenali kata-kata yang diucapkan
– #2 Tebak apakah kamu tahu penulisan + paham arti kata-kata yang diucapkan

– Tidak usah khawatir jika ada kata-kata yang tidak bisa dikenali dan ada kata-kata yang tidak bisa dipahami.

2X
– Putar ulang video sembari melihat Transkrip & Terjemahan
– Periksa apakah tebakanmu tadi benar
– Kalau di pendengaran pertama ada kata-kata yang kamu TIDAK bisa kenali dan pahami, ingat-ingat penulisan + artinya.

We’re all familiar with Coca-Cola.
Kita semua tahu Coca-Cola.

But this is also Coke.
Tapi ini juga Coca-Cola.

It’s said that clear Coke was a top secret project made exclusively for a thirsty Red Russian.
Beritanya Coca-Cola bening ini adalah proyek rahasia tingkat tinggi yang dibuat secara eksklusif bagi seorang Rusia yang haus.

Ah, so good.
Ah, enaknya.

During World War II, Coca-Cola made a global splash, boosting American troops’ morale.
Selama Perang Dunia II, Coca-Cola menghebohkan dunia, mendorong moral tentara Amerika.

At one point, Dwight D. Eisenhower met with Georgy Zhukov, a Soviet general instrumental in the defeat of Nazi Germany.
Suatu saat, Dwight D. Eisenhower bertemu dengan Georgy Zhukov, seorang jenderal Soviet yang berjasa dalam kekalahan Nazi Jerman.

Eisenhower introduced him to Coke.
Eisenhower mengenalkan Coca-Cola padanya.

Try this.
Coba ini.

Zhukov was hooked.
Zhukov menjadi kecanduan.

But after the war, Coke was seen as a symbol of American imperialism and was banned from the Soviet Union.
Tapi setelah perang berakhir, Coca-Cola dianggap sebagai simbol imperialisme Amerika dan dilarang di Uni Soviet.

Yeah, nope, not here.
Ya, tidak, tidak di sini.

So Zhukov called up none other than U.S. president Harry Truman to send him a secret stash.
Jadi Zhukov menelpon tiada lain Presiden Amerika Serikat Harry Truman untuk mengirimkan paket rahasia padanya.

I’m gonna need Coca-Cola.
Saya butuh Coca-Cola.

Truman agreed to help Zhukov out.
Truman setuju untuk menolong Zhukov.

Alright, you got it.
Ok, kamu akan mendapatkannya.

He got the top dogs at Coca-Cola to disguise its iconic look.
Dia meminta petinggi Coca-Cola untuk menyamarkan bentuk botolnya yang ikonik.

They eliminated the drink’s artificial coloring, but made sure the new vodka look alike still had that classic Coke taste.
Mereka menghilangkan warna buatan minumannya, tapi memastikan minuman baru terlihat yang seperti vodka itu masih memiliki rasa Coca-Cola klasik.

They packaged it in straight glass bottles, capped with a red star.
Mereka memasukkannya ke botol kaca lurus, ditutup dengan tutup botol bergambar bintang merah.

According to a World War II Coke rep, 50 cases were sent to Russia.
Menurut salah seorang representatif Coca-Cola saat Perang Dunia II, 50 kotak dikirimkan ke Rusia.

Zhukov got his fix.
Zhukov mendapatkan candunya.

He was never caught with the disguised Cola, and as far as we know, it hasn’t been sipped since.
Dia tidak pernah diketahui dengan Coca-Cola yang disamarkan itu, dan sepanjang kita tahu, minuman itu belum pernah diminum sejak saat itu.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.