If You Want to Change the World, Start Off by Making Your Bed

If You Want to Change the World, Start Off by Making Your Bed
Jika Kamu Ingin Mengubah Dunia, Mulailah dengan Merapikan Tempat Tidurmu

TERJEMAHAN

If you wanna change the world, start off by making your bed.
Jika kamu ingin mengubah dunia, mulailah dengan merapikan tempat tidurmu.

If you make your bed every morning, you will have accomplished the first task of the day.
Jika kamu merapikan tempat tidurmu setiap pagi, kamu akan menyelesaikan tugas pertama hari itu.

It will give you a small sense of pride,
Itu akan memberimu sedikit rasa bangga,

and it will encourage you to do another task and another and another.
dan itu akan mendorongmu untuk melakukan tugas lainnya dan tugas lainnya dan lainnya.

And by the end of the day, that one task completed will have turned into many tasks completed.
Dan di akhir hari, satu tugas yang terselesaikan akan membuat banyak tugas lainnya terselesaikan.

Making your bed will also reinforce the fact that the little things in life matter.
Merapikan tempat tidurmu juga menguatkan fakta bahwa hal-hal kecil dalam hidup ini berarti.

If you can’t do the little things right,
Jika kamu tidak bisa melakukan hal kecil dengan benar,

you’ll never be able to do the big things right.
kamu tidak akan pernah bisa melakukan hal besar dengan benar.

And if you by chance you have a miserable day,
Dan jika seandainya kamu menghadapi hari yang buruk,

you will come home to a bed that is made.
kamu akan pulang ke rumah mendapati tempat tidur yang rapi.

That you made.
Yang kami sendiri rapikan.

And a made bed gives you encouragement that tomorrow will be better.
Dan tempat tidur yang rapi memberimu semangat bahwa esok hari akan lebih baik.

To pass SEAL training, there are series of long swims that must be completed.
Untuk lulus pelatihan SEAL, ada sederet renang jarak jauh yang harus diselesaikan.

One is the night swim.
Salah satunya adalah renang malam hari.

Before the swim,
Sebelum renang malam hari dimulai,

the instructors joyfully brief the students on all the species of sharks that inhabit the waters off San Clemente.
para instruktur dengan senang hati akan menginformasikan kepada para murid berbagai spesies ikan hiu yang menghuni perairan di dekat San Clemente.

They assure you however, that no student has ever been eaten by a shark,
Tetapi mereka meyakinkanmu, bahwa belum ada murid yang pernah dimakan oleh ikan hiu,

at least not that they can remember.
setidaknya tidak ada yang mereka ingat.

But you are also taught that if a shark begins to circle your position, stand your ground.
Tapi kamu juga diajarkan bahwa jika seekor hiu mulai melingkari posisimu, tetaplah pada tempatmu.

Do not swim away.
Jangan berenang menjauh.

Do not act afraid.
Jangan bertingkah takut.

And if the shark, hungry for a midnight snack darts towards you,
Dan jika ikan hiu itu, yang lapar akan cemilan malam, berenang ke arahmu,

then summons up on your strength and punch him in the snout, and he will turn and swim away.
bangkitkan kekuatanmu dan pukul dia di bagian moncong, dan dia akan berbalik dan berenang menjauh.

There are a lot of sharks in the world.
Ada banyak ikan hiu di dunia ini.

If you hope to complete the swim, you will have to deal with them.
Jika kamu berharap untuk menyelesaikan renangnya, kamu harus menghadapi mereka.

So if you want to change the world, don’t back down from the sharks.
Jadi, jika kamu ingin mengubah dunia, jangan mundur dari ikan-ikan hiu.

Over a few weeks of difficult training, my SEAL class, which started with 150 men, was down to just 42.
Selama beberapa minggu latihan yang sulit, kelas SEAL saya, yang bermula dengan 150 orang, hanya tinggal 42 orang saja.

There were now six boat crews of seven men each.
Ada enam kapal kru dengan kapasitas masing-masing tujuh orang.

I was in the boat with the tall guys,
Saya berada di kapal dengan orang-orang yang tinggi,

but the best boat crew we had was made up of little guys.
tapi kapal kru terbaik di angkatan kami terdiri dari orang-orang yang pendek.

The munchkin crew we called them.
Kami memanggil mereka kru kerdil.

No one was over five foot five.
Tidak ada anggota yang tingginya lebih dari lima kaki lima inci.

The munchkin boat crew had one American Indian,
Kapal kru kerdil terdiri dari satu warga Amerika India,

one African American, one Polish American,
satu warga Amerika Afrika, satu warga Amerika Polandia,

one Greek American, one Italian American,
satu warga Amerika Yunani, satu warga Amerika Italia,

and two tough kids from the Midwest.
dan dua orang tangguh dari area Barat Tengah Amerika.

They outpaddled, outran, and outswam all the other boat crews.
Mereka mendayung lebih cepat, berlari lebih cepat, dan berenang lebih cepat dari kapal kru yang lain.

The big men in the other boat crews would always make good-natured fun of the tiny little flippers the munchkins put on their tiny little feet prior to every swim.
Orang-orang besar di kapal kru yang lain akan selalu meledek kaki katak kecil yang dipakai kaki kecil kru kerdil sebelum setiap renang.

But somehow these little guys from every corner of the nation and the world always had the last laugh.
Tapi entah bagaimana orang-orang kecil dari setiap sudut negeri dan dunia ini selalu yang terakhir tertawa.

Swimming faster than everyone and reaching the shore long before the rest of us.
Berenang lebih cepat daripada yang lainnya dan mencapai pantai jauh sebelum kami.

SEAL training was a great equalizer.
Pelatihan SEAL adalah penyetara yang bagus.

Nothing mattered but your will to succeed.
Tidak ada yang berarti selain kemauanmu untuk berhasil.

Not your color, not your ethnic background,
Bukan warna kulitmu, bukan latar belakang etnismu,

not your education, not your social status.
bukan pendidikanmu, bukan status sosialmu.

If you want to change the world,
Jika kamu ingin mengubah dunia,

measure a person by the size of their heart, not by the size of their flippers.
ukurlah seseorang dari besarnya hati mereka, bukan ukuran kaki katak mereka.

The ninth week of training is referred to as Hell Week.
Minggu kesembilan dari pelatihan dikenal sebagai Minggu Neraka.

It is six days of no sleep, constant physical and mental harassment, and one special day at the mud flats.
Pelatihan itu adalah tidak tidur selama enam hari, cobaan fisik dan mental secara konstan, dan satu hari yang istimewa di dataran lumpur.

The mud flats are an area between San Diego and Tijuana,
Dataran lumpur adalah sebuah area antara San Diego dan Tijuana,

where the water runs off and creates the Tijuana slews, a swampy patch of terrain where the mud will engulf you.
di mana air mengalir dan menciptakan rawa Tijuan, sebidang lahan berawa di mana lumpur akan menyelimutimu.

It is on Wednesday of Hell Week that you paddle down to the mud flats
Pada hari Rabu Minggu Neraka kamu mendayung ke dataran lumpur

and spend the next 15 hours trying to survive the freezing cold,
dan menghabiskan 15 jam berikutnya mencoba untuk menyintas hawa dingin yang membekukan,

the howling wind,
angin yang melolong,

and the incessant pressure to quit from the instructors.
dan tekanan tanpa henti dari instruktu untuk menyerah.

As the sun began to set that Wednesday evening,
Ketika matahari mulai terbenam hari Rabu petang itu,

my training class, having committed some egregious, infractioned rules, was ordered into the mud.
kelas pelatihan saya, setelah melakukan pelanggaran aturan yang mengerikan, diperintahkan ke dataran lumpur.

The mud consumed each man till there was nothing visible but our heads.
Lumpurnya menelan tiap orang hingga tidak ada yang terlihat selain kepala kami.

The instructors told us we could leave the mud if only five men would quit.
Para instruktur memberi tahu bahwa kami bisa meninggalkan lumpur jika hanya lima orang menyerah.

Only five men, just five men, and we could get out of the oppressive cold.
Hanya lima orang, hanya lima orang, dan kami bisa keluar dari hawa dingin yang menindas.

Looking around the mud flat, it was apparent that some students were about to give up.
Melihat sekeliling dataran lumpur, jelas terlihat beberapa murid akan menyerah.

There was still over eight hours until the sun came up,
Masih ada delapan jam hingga matahari terbit,

eight more hours of bone chilling cold.
delapan jam hawa dingin yang menggigilkan tulang lagi.

The chattering teeth and shivering moans of the trainees were so loud,
Gemeretak gigi dan rintihan menggigil para peserta latihan begitu keras,

it was hard to hear anything.
sangat sulit untuk mendengar suara lain.

And then, one voice began to echo through the night.
Lalu, satu suara mulai menggema menembus malam.

One voice raised in song.
Satu suara muncul dalam lagu.

The song was terribly out of tune, but sung with great enthusiasm.
Lagu itu benar-benar sumbang, tapi dinyanyikan dengan antusiasme yang luar biasa.

One voice became two, and two became three,
Satu suara menjadi dua, dan dua menjadi tiga,

and before long everyone in the class was singing.
dan tidak lama kemudian semua peserta bernyanyi.

The instructors threatened us with more time in the mud if we kept up the singing,
Para instruktur mengancam kami dengan waktu lebih lama di dalam lumpur jika kami tetap bernyanyi,

but the singing persisted,
tapi nyanyiannya bertahan,

and somehow the mud seemed a little warmer,
dan entah bagaimana lumpurnya terasa lebih hangat,

and the wind a little tamer,
dan anginnya lebih jinak,

and the dawn not so far away.
dan pagi hari tidak begitu jauh.

If I have learned anything in my time traveling the world, it is the power of hope.
Jika saya belajar sesuatu selama menjelajahi dunia, itu adalah kekuatan harapan.

The power of one person.
Kekuatan satu orang.

A Washington, a Lincoln, King, Mandela, and even a young girl from Pakistan, Malala.
Seorang Washington, seorang Lincoln, King, Mandela, dan bahkan seorang gadis kecil dari Pakistan, Malala.

One person can change the world by giving people hope.
Satu orang bisa mengubah dunia dengan memberi harapan pada orang lain.

So if you want to change the world,
Jadi jika kamu ingin mengubah dunia,

start each day with a task completed.
mulailah setiap hari dengan sebuah tugas yang terselesaikan.

Find someone to help you through life.
Temukan seseorang untuk membantumu melewati hidup.

Respect everyone.
Hormati semua orang.

Know that life is not fair, and you will fail often.
Pahamilah bahwa hidup ini tidak adil dan kami akan sering gagal.

But if you take some risks,
Tapi jika kamu mengambil resiko,

step up when the times are the toughest,
tidak gentar di saat-saat tersulit,

face down the bullies, lift up the downtrodden,
menantang perundung, mengangkat yang terpuruk,

and never ever give up.
dan tidak pernah menyerah.

If you do these things, the next generation and the generations that follow will live in a world far better than the one we have today.
Jika kamu melakukan hal-hal ini, generasi berikutnya dan generasi setelahnya akan hidup di dunia yang lebih baik dibandingkan dengan yang kita miliki hari ini,

And what started here will indeed have changed the world for the better.
Dan apa yang bermula di sini akan benar-benar mengubah dunia menjadi lebih baik.