How to Ask Polite Questions

Ada dua tipe pertanyaan dalam Bahasa Inggris:

  • Direct question
  • Indirect question

 

Setiap tipe pertanyaan bisa digunakan untuk bertanya dengan lebih sopan tapi jangan gunakan bentuk imperatif (suruhan) seperti “Give me that.” Gunakan kalimat tanya dengan lebih sopan seperti contoh-contoh di bawah ini. 

 

Asking Direct Questions / Pertanyaan Langsung

Direct question adalah pertanyaan dengan jawaban Yes/No seperti “Are you sick?” atau pertanyaan yang menanyakan informasi seperti “Where do you live?”. Direct question menanyakan informasi secara langsung tanpa menggunakan kalimat tambahan seperti “I wonder” atau “Can you tell me…”

 

Konstruksi Kalimat

Direct question menempatkan Auxiliary Verb (be/do/have) sebelum subyek pertanyaan”

 

(Question word) + Auxiliary Verb + Subject + Verb + Objects?

 

Contoh:

– Where do you work?

– Are they coming to the party?

– How long has she worked for this company?

– What are you doing here?

 

Making Direct Questions More Polite

Direct question terkadang terasa kurang sopan, terlebih ketika kamu bertanya pada orang yang belum / tidak kamu kenal. Sebagai contoh, jika kamu mendatangi seseorang dan bertanya:

  • Does the tram stop here?
  • What time is it?
  • Can you move?
  • Are you sad?

 

It is certainly correct to ask questions in this manner, but it’s very common to make these types of questions more polite by adding ‘excuse me’ or ‘pardon me’ to begin your question.

Tentu saja, tidak salah untuk bertanya seperti contoh kalimat di atas, tapi sangat lazim untuk membuat pertanyaan lebih sopan dengan menambahkan “Excuse me” atau “Pardon me” di awal kalimat.

 

  • Excuse me, when does the bus leave?
  • Excuse me, what time is it?
  • Pardon me, which form do I need?
  • Pardon me, may I sit here?

 

Kamu juga bisa menggunakan kata ‘can’ dalam situasi yang lebih informal / tidak resmi.

Dulunya ‘can’ tidak digunakan ketika menanyakan sesuatu tapi hanya digunakan untuk menunjukkan kemampuan.

Di Inggris, Cambridge University mempublikasikan materi belajar Bahasa Inggris dengan frasa “Can you lend me…” “Can I have..” dll.

Di Amerika, bentuk ini masih dianggap kurang benar terutama dalam format tertulis dan “May I have” lebih banyak digunakan.

Pertanyaan dengan ‘can’ bisa dibuat lebih sopan dengan menggunakan ‘could’

 

  • Excuse me, could you help me pick this up?
  • Pardon me, could you help me?
  • Pardon me, could you give me a hand?
  • Could you explain this to me?

 

Kata ‘would’ juga bisa digunakan untuk bertanya dengan lebih sopan.

 

  • Would you lend me a hand with the wash?
  • Would you mind if I sat here?
  • Would you let me borrow your pencil?
  • Would you like something to eat?

 

Cara lain untuk bertanya dengan lebih sopan adalah dengan menambahkan kata ‘please’ di akhir kalimat:

 

  • Could you fill in this form, please?
  • Could you help me, please?
  • Can I have more soup, please?

 

Kata ‘may’ digunakan untuk meminta ijin dan sangat sopan. Biasanya digunakan dengan subyek ‘I’ atau ‘we’

 

  • May I come in, please?
  • May I use the telephone?
  • May we help you this evening?
  • May we make a suggestion?

 

Asking Indirect Questions to Be Especially Polite

Menggunakan indirect question adalah cara yang sangat sopan dalam bertanya. 

Perhatikan bahwa indirect question dimulai dengan frasa “I wonder” “Do you think” “Would you mind” dll, pertanyaan yang sebenarnya kemudian mengikuti frasa pembuka dalam format kalimat positif.

 

Konstruksi Kalimat

 

Indirect questions begin with an introductory phrase. Note that because indirect questions do not invert the subject as indirect questions. Use questions words for information questions and ‘if’ or ‘whether’ for yes/no questions.

 

Introductory Phrase + Question Word / If / Whether + Subject + Auxiliary Verb + Main Verb?

 

  • Can you tell me where he plays tennis? / Apa anda bisa memberitahu saya di mana dia bermain tenis?
  • I wonder if you know what time it is. / Saya ingin tahu apakah anda tahu jam berapa sekarang?
  • Do you think she will be able to come next week? / Menurut anda apakah dia bisa datang minggu depan?
  • Excuse me, Do you know when the next bus leaves? / Permisi, apakah anda tahu kapan bus berikutnya berangkat?

 

Introductory phrase + question word (or if) + positive sentence

 

  • I wonder if you could help me with this problem./ Saya ingin tahu apakah anda bisa membantu saya dengan masalah ini.
  • Do you know when the next train leaves? / Apakah anda tahu kapan kereta selanjutnya berangkat?
  • Would you mind if I opened the window? / Apakah anda keberatan jika saya membuka jendelanya?

 

CATATAN: Jika kamu menanyakan pertanyaan Yes/No, gunakan ‘if’ untuk menghubungkan frasa pembuka dengan pertanyaannya.

 

  • Do you know if she will come to the party? / Tahukah anda apakah dia akan datang ke pestanya?
  • I wonder if you can answer a few questions./ Saya ingin tahu apakah anda bisa menjawab beberapa pertanyaan?
  • Can you tell me if he is a teacher? / Bisakah anda memberitahu saya apakah dia seorang guru?