How Tea Time Came to England

LIHAT DAN DENGARKAN VIDEO 2X

1X
– Lihat dan dengarkan video TANPA menyalakan subtitle / melihat transkrip dan terjemahan
– Tujuan dari langkah ini adalah membiasakan memahami atau menebak pada pendengaran pertama
– Di dunia nyata, tidak akan ada transkrip dan terjemahan, kita harus bisa mengenali dan memahami yang diucapkan pembicara/lawan bicara

– Lakukan 2 tebakan
– #1 Tebak apakah kamu bisa mendengar / mengenali kata-kata yang diucapkan
– #2 Tebak apakah kamu tahu penulisan + paham arti kata-kata yang diucapkan

– Tidak usah khawatir jika ada kata-kata yang tidak bisa dikenali dan ada kata-kata yang tidak bisa dipahami.

2X
– Putar ulang video sembari melihat Transkrip & Terjemahan
– Periksa apakah tebakanmu tadi benar
– Kalau di pendengaran pertama ada kata-kata yang kamu TIDAK bisa kenali dan pahami, ingat-ingat penulisan + artinya.

Nothing says Britain more than…
Tidak ada yang menunjukan ciri Inggris lebih dari..

Nope.
Bukan

Nope.
Bukan

Keep going.
Teruslah menebak.

Ah, yes, there it is.
Ah, ya, itu dia.

A nice cup of tea.
Secangkir teh yang nikmat.

We know we have China to thank for introducing tea to the Western world.
Kita tahu bahwa kita harus berterima kasih kepada Tiongkok karena memperkenalkan teh ke dunia Barat.

But how did it make its way to England and become the cultural obsession it is today?
Tapi bagaimana teh bisa masuk ke Inggris dan menjadi obsesi budaya seperti saat ini?

Well, that’s all thanks to one Portuguese woman.
Well, itu berkat satu wanita Portugis.

The year, 1662.
Tahunnya, 1662.

The person, Catherine of Braganza.
Orangnya, Catherine dari Braganza.

She had just won the hand of England’s King Charles II with the help of a very large dowry including money, treasures, and spices.
Dia baru saja dipinang Raja Inggris Raja Chales II dengan bantuan mahar yang sangat besar termasuk uang, barang berharga dan rempah-rempah.

This worthwhile trade made her the Queen of England, Scotland, and Ireland.
Tukar-menukar yang sepadan ini membuatnya menjadi Ratu Inggris, Skotlandia dan Irlandia.

When she arrived to her new homeland, she brought with her packets of loose leaf tea in crates labeled Transporte de Ervas Aromaticas.
Ketika dia tiba di tanah airnya yang baru, dia membawa paket daun teh dalam peti kayu yang berlabel Transporte de Ervas Aromaticas.

It’s a theory that this was later abbreviated to T-E-A, tea.
Ada teori bahwa ini kemudian disingkat menjadi T-E-A, tea.

Now tea could already be found in England but was only really used for medicinal purposes.
Teh mungkin sudah ada di Inggris waktu itu tapi hanya digunakan untuk sebagai obat.

Catherine continued drinking tea to her heart’s content.
Catherine terus meminum teh sesuka hatinya.

Mm.
Mm.

And as the new royal, everything about her,including her beverage habits, was copied by other ladies desperate to be just like their idol.
Dan sebagai anggota kerajaan yang baru, semua hal tentangnya, termasuk kebiasaan minumnya, ditiru oleh para wanita lain yang sangat ingin seperti idola mereka.

Another thing Catherine brought to the table from Portugal was the idea of tea drinking experience.
Hal lain yang dibawa Catherine dari Portugal adalah gagasan pengalaman meminum teh.

She popularized the use of porcelain teacups and mugs.
Dia mempopulerkan penggunaan cangkir porselain.

By the end of the 17th century, much of British aristocracy were enjoying the hot beverage.
Di akhir abad ke-17, semua bangsawan Inggris menikmati minuman panas itu.

Oo, delightful.
Oo, sangat menyenangkan.

And soon enough, so was everyone else.
Dan dengan cepat, begitu pula semua orang.

Today, while tea can be found pretty much everywhere, it remains a special daily pastime for the Brits.
Kini, meskipun teh bisa ditemukan di mana-mana, teh tetap menjadi hobi istimewa harian bagi warga Inggris.

Mm.
Mm.

So carry on and drink tea, people of England.
Jadi teruslah dan minum teh, orang-orang Inggris.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.

Fitur ini hanya bisa diakses Premium Member.
Untuk bergabung menjadi Premium Member, klik di sini.