Bangun Kebiasaan Belajar Bahasa Inggris Setiap Hari Bersama EnglishFest

1. Menguasai bahasa Inggris itu seperti maraton, tidak bisa instan dan butuh waktu yang tidak singkat.
Karena tidak instan, perlu metode dan sistem belajar dalam jangka menengah dan panjang yang konsisten.
Supaya konsisten, kebiasaan belajar yang baik perlu dibuat dan tekun diikuti.

2. 15-Minute English membantu peserta membentuk kebiasaan belajar bahasa Inggris setiap hari dengan metode yang relevan tapi tidak berat.
Belajar bahasa Inggris 15 menit sehari.
Setiap hari.

3. Setiap hari ada video YouTube berbahasa Inggris berdurasi kurang dari 5 menit yang saya unggah.
Untuk setiap video akan saya sediakan 7 langkah  & materi belajar:
– Guessing Practice
– Transcript & Translation
– Part of Speech Analysis
– Tense Analysis
– Grammar Pattern
– Vocabulary Notes
– Common Expression Notes

DEMO

(Klik masing-masing nomor di bawah 1-7 untuk melihat isi konten masing-masing fitur)

FREE ACCESS

LIHAT DAN DENGARKAN VIDEO 2X

1X
– Lihat dan dengarkan video TANPA menyalakan subtitle / melihat transkrip dan terjemahan
– Tujuan dari langkah ini adalah membiasakan memahami atau menebak pada pendengaran pertama
– Di dunia nyata, tidak akan ada transkrip dan terjemahan, kita harus bisa mengenali dan memahami yang diucapkan pembicara/lawan bicara

– Lakukan 2 tebakan
– #1 Tebak apakah kamu bisa mendengar / mengenali kata-kata yang diucapkan
– #2 Tebak apakah kamu tahu penulisan + paham arti kata-kata yang diucapkan

– Tidak usah khawatir jika ada kata-kata yang tidak bisa dikenali dan ada kata-kata yang tidak bisa dipahami.

2X
– Putar ulang video sembari melihat Transkrip & Terjemahan
– Periksa apakah tebakanmu tadi benar
– Kalau di pendengaran pertama ada kata-kata yang kamu TIDAK bisa kenali dan pahami, ingat-ingat penulisan + artinya.

What the…?
Apa gerangan ..?

What is this place?
Tempat apa ini?

What’s your name, honey?
Siapa namamu, nak?

Uhhh, I’m Joe!
Uhh, saya Joe!

I teach middle school band.
Saya mengajar band sekolah menengah.

Connie, go for it!
Connie, ayo mainkan!

Today started out as the best day of my life.
Hari ini bermula sebagai hari terbaik dalam hidupku.

Back here tonight,
Kembali ke sini malam ini,

first show’s at 7.
pertunjukan pertama jam 7.

Yes! Woohoo!
Yes! Horeee!

You know what this is going to say?
Anda tahu apa yang tertera di sana nanti?

Joe Gardner!
Joe Gardner!

I did it! I got the gig!
Aku berhasil! Aku dapatkan pekerjaan itu!

Must have been sudden for ya.
Pasti terlalu mendadak bagimu.

Wah! Oh my goodness!
Wah! Ya ampun!

Oh my goodness!
Ya ampun!

Help! I’m not done!
Tolong! Aku belum tamat!

Oh! Oh my goodness!
Oh! Ya ampun!

Huh?
Hah?

Is this Heaven?
Inikah surga?

No…
Bukan…

…it’s the Great Before.
… ini pra-kehidupan.

This is where new souls get their personalities, quirks, and interests
Di sinilah di mana jiwa-jiwa baru mendapatkan kepribadian,  sifat unik dan kesenangan mereka

before they go to Earth.
sebelum mereka pergi ke Bumi.

Meet 22.
Ini 22.

I don’t wanna go to Earth!
Aku tidak ingin pergi ke Bumi!

Stop fighting this!
Berhentilah melawan!

I don’t wanna!
Aku tidak ingin!

Uhhh?
Uhhh?

Hahaha!
Hahaha!

Okay, look, I already know everything about Earth,
Okay, aku sudah tahu semuanya tentang Bumi,

and I don’t want anything to do with it.
dan aku tidak ingin berurusan dengan itu.

You’re missing out on the joys of life…
Kamu melewatkan banyak kenikmatan hidup…

like… uh….pizza!
seperti… ehmm. pizza!

I can’t smell!
Aku tidak bisa mencium!

We can’t…
Kita tidak bisa…

…we can’t taste either?
…kita tidak bisa merasakan juga?

All that stuff is in your body.
Semua hal itu ada di tubuhmu.

No smell! No taste!
Tidak bisa mencium! Tidak bisa merasakan!

Or touch.
Atau menyentuh.

See?
Benar kan?

Okay, I get it!
Oke, aku paham!

Wow!
Wow!

It’s my life.
Ini hidupku.

Is all this living really worth dying for?
Apakah semua kehidupan ini pantas diperjuangkan sampai mati?

You’re still alive?
Kamu masih hidup?

Can you help me get back?
Bisakah kamu membantuku kembali?

No way!
Tidak bisa!

There I am!
Itu aku!

What are we waiting for?
Apa yang kita tunggu?

No, no! Wait! Not me!
Tidak, tidak! Tunggu! Jangan aku!

Hmm, that’s weird.
Hmm, ada yang aneh.

What is it?
Ada apa?

151,000 souls go into the Great Beyond every day,
151.000 jiwa masuk ke paska-hidup setiap hari,

and I count every single one of ’em…
dan aku menghitung mereka semua satu demi satu..

…the count’s off.
…hitungannya tidak cocok.

Huh…
Hah…

PREMIUM MEMBERS

I teach middle school band.
Saya mengajar band sekolah menengah.

I = pronoun
– pronoun menggantikan noun (dalam hal ini nama penutur eg: Daniel, John, etc) supaya tidak repetitif / berulang-ulang
– I = personal pronoun, pronoun yang merujuk pada orang
– I = subject personal pronoun, pronoun yang bisa digunakan sebagai subject kalimat

teach = verb
– verb mengekspresikan tindakan (action) yang dilakukan subject

middle school = noun (countable)
– sekolah atau institusi pendidikan termasuk dalam kelas kata noun eg: primary school, college, university, academy etc

band = noun (countable)
– kelompok yang beranggotakan orang termasuk dalam kelas kata noun eg: band, club,

middle school band = compound noun
– compound noun = noun yang terdiri dari dua kata atau lebih, dalam hal ini noun 1 (middle school) + noun 2 (band)
– dalam compound noun ‘middle school band’, ‘middle school’ berfungsi sebagai adjective (memodifikasi / menjelaskan noun ‘band’)
– kita bisa gunakan pola ini untuk membentuk compound noun lain eg: middle school teacher

I teach middle school band.
Saya mengajar band sekolah menengah.

Kalimat ini adalah fakta yang terjadi / benar saat kalimat diucapkan penutur.
Untuk fakta saat ini, kita gunakan Present Simple Tense.
Pola Present Simple Tense untuk action: Subject + Verb 1 / Verb 1+s
Kita gunakan bentuk Verb 1 karena subjectnya I.
Verb 1+s (teaches) digunakan untuk singular subject he/she/it.

Stop fighting this!
Berhentilah melawan!

Stop bisa diikuti 2 macam bentuk verb:
(1) stop + Verb ing
= berhenti melakukan sesuatu

stop smoking = berhenti merokok => tidak lagi merokok

(2) stop + to + Verb 1
= berhenti melakukan yang sedang dikerjakan supaya bisa melakukan sesuatu

stop to smoke = menghentikan yang sedang dilakukan supaya bisa merokok

Stop TIDAK bisa diikuti bentuk-bentuk verb lainnya:
(X) stop + Verb 1+s
(X) stop + Verb 2
(X) stop + Verb 3

All that stuff is in your body.
Semua hal itu ada di tubuhmu.

stuff
(noun)
= hal-hal

– termasuk uncountable noun (kata benda tak terhitung)
– tidak memiliki bentuk plural
(X) stuffs
– digunakan dengan singular verb (is/was)
(Y) All that stuff is in your body.
(X) All that stuff are in your body.
– digunakan dengan singular determiner (this/that)
(Y) All that stuff is in your body.
(X) All those stuff is in your body.

Okay, I get it!
Oke, aku paham!

I get it
= I understand
= aku paham, aku mengerti

Konteks:
Expression ini lazimnya digunakan dalam konteks informal / kasual.
Jangan digunakan dalam konteks formal atau pada orang yang lebih senior / atasan kerja, kecuali jika relasi dengan beliau sudah pada tataran kasual.

Variasi penggunaan:
I don’t get it.
Aku tidak paham.

He gets it.
Dia paham.

She doesn’t get it.
Dia tidak paham.

Do you get it?
Apa kamu paham?

Don’t you get it?
Tidakkah kamu paham?

Doesn’t he get it?
Tidakkah dia paham?

You don’t get it, do you?
Kamu ngga paham ya?

He doesn’t get it, does he?
Dia ngga paham ya?

4. 3 fitur pertama:
– Video
– Guessing Practice
– Transcript & Translation
bisa diakses siapa saja.

5. 5 fitur lainnya
– Part of Speech Analysis
– Tense Analysis
– Grammar Pattern
– Vocabulary Notes
– Common Expression Notes
bisa diakses oleh Premium Member

6. Biaya Premium Membership
– 1 Bulan – IDR 100.000
– 3 Bulan – IDR 150.000
– 6 Bulan – IDR 250.000
– 12 Bulan – IDR 300.000

7. Metode Pembayaran
– Ovo
– Gopay
– BNI

FORMULIR PENDAFTARAN